There’s NO good in GOODBYE

Leave a comment

July 20, 2016 by Kanin's thought

Assalammualaykum guys~

Sambil menikmati hujan, dengerin lagu ‘no good in goodbye’ by The Script. Terusan dan berulang ulang tanpa bosan. 

Bener juga kan mikirnya, kenapa goodbye harus indah? Padahal tidak ada goodbye yang indah. Seenggnya untuk orang-orang yang Hopeless romantic macam anin begini. So, menurut kalian apa bagusnya goodbye? Apa kalian termasuk orang yang “ah… goodbye kan satu kata yang biasa di ungkapkan kalau mau pisah” atau kalian termasuk “jangan bilang goodbye ah, kan bisa ketemu lain kali lagi.” Kalau anin sih, ini anin ya… 
Goodbye itu satu kata penuh makna, ada harapan yang tergantung disana. Inginnya berpisah baik-baik, terus lain waktu ketemu lagi dan dalam keadaan baik-baik saja. Tapi, jangan sampai lupa, kata terakhir yang kita ucapkan itu mempengaruhi segalanya. Mempengaruhi mood kita, mindset kita, perasaan kita yang berubah. Di saat kata goodbye kita ucapkan, semua berubah, dia tidak bersama kita lagi, kita tidah menahu apa-apa lagi tentangnya, dan saat kita bertemu lagi ada banyak hal yang berubah karena kita tidak menahu. Kadang, di sibukkan dengan saling bercerita saat kita tidak bersama, atau seperti berada di ice cube super dingin yang mendinginkan hubungan kita? Lalu, apa yang baik dalam goodbye kalau semua berubah?
Kalau kalian bilang anin terlalu parno dan berlebihan karena ini, jawabannya “YA” karena terlalu takut semua tidak lagi sama saat kita berpisah. Lalu, saat kita berjumpa lagi, perasaan itu berubah, hubungan kita berubah, dan dari situ ujian terberat kita di mulai. Mulai belajar mengenal kembali atau berjauhan, melanjutkan pertemanan atau permusuhan, ingin memiliki atau ingin menginggalkan. Jujur saja, bye adalah satu kata yang benar-benar anin hindari selama ini. Terbiasa dengan pola dan kebiasaan dengan seseorang, lalu tiba-tiba mereka pergi. Akankah semua baik-baik saja? 
Orang bilang, goodbye itu bagaikan filter. Penyaring buat kita berhubungan dengan seseorang. Apakah dia baik untuk dipertahankan? Atau tidak? Semesta menyaringkan mereka untuk kita.

‘Whats mean to be is always fine a way.’ Jadi, kemanapun kita pergi, semesta menemukan kita kembali. Entah dalam bentuk seperti apa, setidaknya kata-kata tersebut mempengaruhi mind set kita. Dalam skala waktu tertentu saat kita berjauhan, kita bisa belajar dan memperbaiki diri sampai kita bertemu kembali. Sejauh apapun, kita pergi, mereka akan kembali berada didekat kita, dan anin harap… kamu kembali 😛
Banyak sekali kata yang ingin anin ucapkan ke kamu, tapi banyak juga alasan untuk tidak mengungkapnya. 😦

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Instagram

There was an error retrieving images from Instagram. An attempt will be remade in a few minutes.

%d bloggers like this: